CEPP FISIP Unsera: Pemilih Pemula Pemilih Cerdas

15.21


Pesta demokrasi akan segera digelar. Para pemilih pemula yang—di Provinsi Banten saja—jumlahnya mencapai 30 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) adalah potensi suara yang luar biasa. Namun, tak semua pemilih pemula yang merupakan para pelajar SMA dan mahasiswa itu mengerti dan peduli dengan pemilihan umum. Maka untuk pembelajaran bagi para pemilih pemula, CEPP FISIP Unsera bekerja sama dengan Ditjen Kesbangpol Kemendagri menggelar kegiatan Rock the Vote Indonesia dengan tema “Memilih Tak Gentar Membela yang Benar”, di Auditorium Kampus Unsera, Rabu (19/2/2014). Rock the Vote Indonesia adalah ajang belajar untuk mempersiapkan para pemilih pemula agar terlibat aktif dalam pesta demokrasi 9 April 2014 mendatang.

Direktur CEPP FISIP Unsera Delly Maulana menyatakan bahwa tujuan digelarnya kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan partisipasi pemilih muda di Banten. “Dengan sosialisasi ini kami memberikan penyadaran kepada anak-anak muda bahwa partisipasi mereka dalam pesta demokrasi begitu menentukan maju mundurnya bangsa ini,” kata Delly.
Kegiatan belajar demokrasi, politik, pemilu, dan empat pilar kebangsaan yang diikuti oleh 500 peserta yang terdiri atas 29 SMA/Sederajat dan 13 perguruan tinggi se-Banten ini dirancang dengan metode diskusi kelompok bersama dengan para tutor dosen Unsera. Dalam kesempatan tersebut hadir perwakilan Kepala Badan Kesbangpol Kemendagri Provinsi Banten Dr. Ajak Muslim, M.Pd., Presiden Direktur CEPP Pusat Chusnul Mar’iyah, Ph.D., Rektor Unsera Dr. H. Hamdan, MM., perwakilan Bawaslu Provinsi Banten, Panwaslu Kota Serang, KPU Kota Serang, dan observer dari CEPP Universitas Haluoleo Kendari, CEPP Universitas Tanjungpura Kalimantan Barat, dan STKIP Bima Nusa Tenggara Barat.

Dalam sambutannya, Rektor Unsera Dr. H. Hamdan, MM., menyatakan bahwa sebagai pemilih pemula, mahasiswa dan pelajar SMA harus diberikan sosialiasi agar berpartisipasi dalam pemilihan umum agar menjadi pemilih yang cerdas. “Kita berharap para peserta dapat memahami betapa pentingnya hak suara Anda bila tidak digunakan. Sebagai pemilih yang cerdas tentulah kita harus mampu memilih pemimpin yang cerdas dan berkualitas, serta memiliki integritas tinggi. Perlu diingat bahwa suara Anda untuk bangsa!” katanya.
Sementara itu, Presiden Direktur CEPP Pusat Chusnul Mar’iyah, Ph.D. menyebutkan bahwa CEPP (Center for Election and Political Party) sudah dibentuk di 45 perguruan tinggi se-Indonesia. CEPP dari berbagai kampus tersebut bergerak untuk mengadakan program pendidikan bagi pemilih pemula di daerah.
“Program ini untuk belajar bagi para pemilih pemula. Belajar tentang apa itu politik, apa itu demokrasi, apa itu partai politik, dan bagaimana cara menjadi pemilih yang cedas supaya tidak terjerat money politic. Maka mulai dari sekarang, harus ditekankan bahwa prinsip pemilu itu, bebas dan jujur,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Serang Rohman, MA. mengimbau kepada para peserta untuk bersama-sama mengawasi jalannya pesta demokrasi dan terlibat aktif di dalamnya. “Agar pemilu tidak menghasilkan para pemimpin yang bermasalah atau yang curang,” tandasnya.
Hal senada dikatakan oleh Ali Faisal, S.H., M.H., selaku anggota Panwaslu Kota Serang bahwa para pemilih pemula atau anak-anak muda tidak boleh golput. “Jika anak-anak muda golput, maka kita tak akan lagi memiliki sistem, negara, pemerintah.” Lebih lanjut Ali Faisal juga mengimbau agar anak-anak muda tidak boleh melakukan atau terjebak pada jual-beli suara.
Selain diskusi kelompok bersama para tutor dosen Unsera, para peserta pun diberikan simulasi pemilihan umum dengan menggunakan perangkat pemilihan seperti kertas suara, bilik suara, dan kotak suara. Dalam kesempatan itu, para peserta juga menandatangani Wall of Rock dan membacakan Deklarasi Pemilih Indonesia (Rock the Vote Indonesia) secara bersama-sama. Deklarasi tersebut berbunyi:
1.     Kami pemilih muda Indonesia, menyatakan bahwa kami akan mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin pada masa mendayang untuk mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa yang termaktub dalam UUD 1945 dan Pancasila.
2.     Kami pemilih muda Indonesia, menyatakan bahwa pemilih muda harus berpartisipasi menentukan pemimpin Indonesia pada pemilu 2014 yang akan datang.
3.     Kami pemilih muda Indonesia, menyatakan bahwa kami akan siap menjadi duta pemilih pada pemilu 2014 dengan melakukan sosialisasi kepada warga negara Indonesia di sekitar kami untuk berpartisipasi dalam menentukan Indonesia 2014 melalui pemilu. [*]


Niduparas Erlang

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »