1200 Pelajar dan Mahasiswa Al-Khairiyah Padarincang Gelar Pawai dan Lomba Islami

12.51
Serang,Bantenmuda.com -  (6/11/2013) - Tahun baru Hijriyah sering diidentikan dengan tahun baru yang kurang semarak, dibandingkan dengan Tahun baru Masehi, tetapi tidak dengan Madrasah Aliyah (MA)  Al-Khairiyah Rancaranji Desa Kramatlaban Kecamatan Padarincang Kab. Serang. Dalam rangka memperingati tahun baru Hijriyah, MA Al-Khairiyah Rancaranji menggelar kegiatan Pawai Budaya yang diikuti sekitar 1200 peserta yang terdiri dari pelajar Madrasah Diniyah se Kecamatan Padarincang, pelajar  MTs Al- Khairiyah , MA Al-Khairiyah, dan Mahasiswa STIT Al-Khairiyah Rancaranji, Selasa (5/11/2013).
 
Peserta pawai sangat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut dengan menggunakan kostum yang menunjukan kebudayaan Islam seperti pakaian ihram lengkap dengan ka’bahnya, pakaian kiyai lengkap dengan sorbanya, slogan slogan yang ditulis di spanduk dan karton tentang seruan untuk memperingati tahun baru hijriyah dll.

Pawai Budaya pada tahun 1435 Hijriyah ini mengambil rute dari Kampus perguruan Islam Al-Khairiyah Rancaranji - Kp. Kadubeureum - Kp. Cibojong - Pasar Padarincang dan kembali ke Kampus tempat dilepasnya para peserta. Bahkan  kegiatan pawai budaya tersebut membuat kemacetan disekitar Pasar Padarincang yang menjadi jalur alternative menuju pantai Anyer.
 
Meski  demikian, para pengguna jalan merasa tidak terganggu dengan kegiatan ini karena panitia langsung sigap mengurai kemacetan tersebut dan pengguna merasa terhibur oleh tingkah kocak para peserta dengan kreasi kostum dan yel yel islami dan ucapan santun “ Selamat tahun baru hijriyah ” yang terucap dari bocah- bocah lugu pelajar  madrasah Diniyah.
 
Sementara itu, dalam saat memberikan sambutan, ketua Yayasan Manba El Khair Rancaranji Drs. Luthfan Jamil  mengatakan, kegiatan tersebut  bertujuan untuk menanamkan kecintaan para siswa terhadap tradisi Islami dengan selalu memperingati hari besar islam.
 
“Sekaligus menguatkan kembali ingatan sebagian umat islam akan peristiwa bersejarah tentang hijrahnya Nabi Muhamad dari mekah ke Madinah yang kemudian djadikan dasar penetapan tahun baru bagi umat Islam yang dikenal dengan tahun baru Hijriyah,” kata Luthfan. .
 
Selain pawai budaya dalam kegiatan memperingati Tahun Baru Islam 1435 H ini, MA Al-Khairiyah juga menggelar berbagai lomba Islami tingkat Madrasah Diniyah yang menjadi binaanya, seperti Lomba Adzan, kaligrafi, tahfidz Al-Qur’an Juz ke-30 , fashion Show (busana Islami ) dan karoke lagu religi.
 
Wakil Kepala (WK) Kurikulum MA Al-Khairiyah Rancaranji H.Patihul, S.Ag., selaku penyelenggara pada peringatan Tahun Baru Islam 1435 Hijriyah ini mengaku sangat senang karena peserta sangat antusias dalam kegiatan tahun ini baik pada pawai budaya maupun berbagai lomba yang di gelar.
 
“Hal ini bisa terlihat ketika pada kegiatan Tembang lagu Religi diguyur hujan besarpun peserta dan penonton tetap semangat. Semoga kegiatan ini menjadi sarana untuk terus menanamkan kecintaan para pelajar tentang budaya dan tardisi Islami yang mulai tergilas oleh nilai nilai skuler yang materialistis sebagai konsekuensi dari moderenisasi dan globalisasi,”tukas Patihul.(LLJ).

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »