Perang Airsoft Gun Bersama Bukit Tengkorak Airsoft Spring (BAS)

06.03



Cilegon, Banten Muda (22/9), Telah terjadi baku tembak antara dua kubu di kawasan Gunung Pemancar Cilegon. Anehnya, yang terkena tembak bukanya terkapar bersimbah darah, namun malah tertawa meringis kesakitan dan beranjak dari persembunyiannya. Ya, Aksi para serdadu ini memang hanya mainan saja, tidak ada darah dan tidak ada nyawa yang melayang. Perang-perangan ini pun hanya menggunakan replika senjata api,  senapan pelastik namun bentunya sama persis dengan senjata sebenarnya.  Airsoft gun, demikian mereka menyebutnya.

Baku tembak tersebut merupakan latihan rutin dari Bukit Tengkorak Airsoft Spring (BAS). BAS sendiri merupakan sebuah komunitas airsoft yang ada di Kota Cilegon. Airsoft adalah sebuah olahraga atau permainan yang mensimulasikan kegiatan militer atau kepolisian. Bedanya dengan main tembak-tembakan yang biasa, airsoft gun punya skenario dan memakai senjata api tiruan yang berat dan ukurannya sama persisdengan aslinya. Mainnya bisa didalam ruangan bisa juga diluar ruangan.

Haris Sudrajat, salah satu penggemar airsoft gun yang juga anggota dari BAS, mengatakan permainan perang-perangan tersebut merupakan penyaluran hobi dirinya dan teman-teman sesama anggota airsoft gun terhadap atribut militer.

Untuk memainkannya, berbagai aturan juga harus diterapkan oleh setiap anggota. "Meskipun ini hanya permainan, tetap ada aturannya. Tidak asal tembak. Kalau jumlah peserta terserah asal imbang kawan dan lawan. Dalam permainan ini juga dibutuhkan strategi layaknya perang sungguhan, dengan jenis senjata yang digunakan disesuaikan medan yang akan dihadapi " ujarnya.

“BAS sendiri biasa latihan rutin setiap hari minggu dari mulai pukul 13.00 hingga pukul 16.00 di kawasan Gunung Pemancar. Para anggota BAS biasa menyebut Gunung Pemancar dengan nama Bukit Tengkorak  sehingga komunitas airsoftnya diberi nama Bukit Tengkorak Airsoft Spring” ungkap Haris.



Walaupun komunitas airsoft merupakan sebuah olahraga namun masih banyak anggapan buruk dari masyarakat karena senjata airsoft gun yang terlihat berbahaya. “visi dan misi kita sih secara umum airsoft, menjadikan airsoft  sebagai olahraga permainan layaknya olahraga-olahraga permainan yang lain. Dan harapan untuk saat ini kami selaku penghobi airsoft,  ingin agar opini buruk masyarakat yang menyudutkan unit airsoft sebagai olahraga atau permainan yang berbahaya. ini dikarenakan banyak oknum yang menyalahgunakan unit tetsebut, dan kurangnya komunikasi oleh media-media yang selalu meyudutkan para airsofter,” ujar Wahyu, selaku ketua dari BAS. (Andika Prasetio).

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »