HUT RI ke- 68 di Vihara Dhammacakka Jaya : Mengisi Kemerdekaan dengan Unjuk Bakat

01.43

JAKARTA, BANTEN MUDA – Perayaan hari Kemerdekaan tak selalu diisi dengan lomba khas tujuh belasan seperti tarik tambang, panjat pinang, estafet kelereng, makan kerupuk dan lainnya. Hal ini ditunjukkan oleh Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya. Di samping mengadakan lomba menyambut hari kemerdekaan, diadakan juga lomba-lomba bertemakan Buddhist. Lomba-lomba tersebut antara lain lomba menyanyi lagu Buddhis, catur, fotografi, membaca Paritta suci, membaca syair Dhammapada, ceramah dhamma, menggambar dan mewarnai, karaoke manula hingga perlombaan paritta manula.

“Kami sinergikan antara lomba kemerdekaan dan Buddhis. Tujuannya untuk mengembangkan potensi generasi sekarang, agar tidak hanya semangat menyambut kemerdekaan, tapi juga mengisinya dengan berkarya, berprestasi dan menumbuhkan karakter Buddhis. Lomba-lomba yang ada juga melatih kita menjadi pribadi yang berani. Berusaha ‘mengalahkan’ diri sendiri yang gugup, takut dan pemalu lewat unjuk bakat,” ungkap Ramani Santi, M.Pd.B salah satu juri lomba Dhammadesana (ceramah Buddhist), yang juga mengajar sebagai dosen di STABN Sriwijaya dan STAB Maitreyya Wira.

Lomba yang diadakan dalam rangka menyambut HUT SIMA ke- 28 dan HUT RI ke- 68 itu berlangsung meriah. Ini dikarenakan lomba terbuka untuk setiap kategori, baik anak-anak, remaja, dewasa hingga manula. Menurut Bhikkhu Khemadhiro, yang turut hadir sebagai juri dalam perlombaan, sempat menyampaikan agar para peserta dapat memandang lomba sebagai ajang memotivasi diri dalam belajar, mampu mendapat pembekalan Dhamma hingga memahami makna kemerdekaan sesungguhnya, yaitu mengubah diri menjadi lebih baik. Hal ini dirasakan oleh salah satu peserta lomba ceramah, Denny Setyawan.

“Ikut lomba di Dhammacaka itu, selain mengisi Kemerdekaan juga bisa mengasah bakat. Contohnya saja lomba Dhammadesana, bisa melatih kita berbicara di depan umum atau public speaking. Apalagi ini dibuka untuk umum, jadi siapa saja bisa ikut belajar dan berprestasi lewat lomba,” ujar lelaki berkacamata ini dengan ramah.


Perlombaannya sendiri dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya. Untuk tahun ini, dimulai tanggal 27 Juni hingga 20 Agustus 2013. Pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah akan dilaksanakan pada puncak HUT SIMA ke 28 pada tanggal 25 Agustus di Vihara Jakarta Dhammacaka Jaya, yang bertempat di daerah Sunter Agung Podomoro, Jakarta Utara. (ver/ft.ver)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »