Kuliah Kerja Mahasiswa, Bukan Sekadar Nilai A

16.47
Mahasiswa KKM Mandiri Desa Cigoong foto bersama dengan Smart Icon Banten Muda.


LEBAK, BANTEN MUDA – Sebagai implementasi dari salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian pada Masyarakat, mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) baru saja usai melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) tahun 2013 di sejumlah desa dari tiga kabupaten di Banten, di antaranya Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Serang.

Kehadiran mahasiswa di tengah-tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan kontribusi baik dari segi pemikiran, ide, juga tenaga. Hal inilah yang dilakukan oleh kelompok KKM Mandiri di Desa Cigoong, Kecamatan Cikulur, Lebak, selama satu bulan terakhir.
Dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat lewat usaha kreatif, lewat program kerjanya, KKM Mandiri Desa Cigoong menggelar pelatihan desain kemasan. “Di sini sudah ada potensi industri kreatif, namun kita ingin masyarakat Desa Cigoong berani untuk mem-branding produk dari desa mereka sendiri. Sehingga ke depannya, kita berharap Desa Cigoong mampu menjadi sentral industri kreatif yang punya ciri khas tersendiri,” papar Nurul Ummi, pembimbing lapangan KKM Mandiri Desa Cigoong kepada Banten Muda.
Kepada Desa Tambak Baya
Kedatangan mahasiswa dengan ide dan pemikiran baru disambut baik oleh masyarakat dan pemerintahan setempat. Seperti yang diungkapkan oleh Saprudin, Kepada Desa Tambak Baya, Kecamatan Cibadak, Lebak. “Alhamdulillah, masyarakat senang dengan kehadiran adik-adik KKM. Masyarakat merasakan betul manfaat dari program-program yang mereka buat, seperti adanya pasar murah, penyuluhan, pengadaan bibit unggul, juga membantu anak-anak desa dalam hal pelajaran,” tuturnya.

Saprudin juga berharap, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat bukan sekadar menuntaskan tanggung jawab mata kuliah dan untuk mendapatkan nilai semata. Lebih dari itu, KKM adalah moment yang tepat bagi mahasiswa untuk mempraktikkan teori-teori yang selama ini mereka pelajari di bangku kuliah. Kebanyakan mahasiswa hanya fokus untuk mendapatkan nilai A tapi tidak maksimal dalam melaksanakan program kerja, hal ini sangat tidak diharapkan oleh masyarakat “Di kampus mereka belajar teori, dan di masyarakat mereka langsung praktik. Karena teori tanpa praktik sama saja bohong. Berbaur dengan masyarakat, adik-adik mahasiswa akan tahu seperti apa kehidupan sosial itu sebenarnya, lebih nyata dan bukan sebatas teori dalam teks,” imbuh Saprudin. [*]
Peserta pelatihan desain kemasan.

Antusias masyarakat di program pasar murah.

Masyarakat dan pemerintah, berbaur dengan peserta KKM.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »