Harmini Marsuzy; Bisnis Sebagai Hobi, Rupiah Mengalir Sendiri

16.33


Bagi sebagian orang, bisnis foto studio mungkin sudah biasa. Namun, di tangan Marmini Marzusy, seorang ibu rumah tangga berlatar pendidikan Sarjana Ekonomi, bisnis ini dikemas dengan konsep yang unik dan boleh dibilang satu-satunya di Banten.

Ketika ditemui di studionya di kompleks ruko PCI Cilegon, Ibu Suzy (demikian dia biasa disapa), menceritakan bahwa bisnis yang baru digelutinya selama tujuh bulan ini telah mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Banten, bahkan ia sering diundang sebagai pembicara dalam seminar wirausaha untuk menyampaikan konsep usaha baru.

Di bulan ketujuh usia bisnisnya ini, studio Kliks Photography telah menjadi tempat berfoto favorit bagi remaja di Cilegon, bahkan Serang. Jasa Kliks Photography juga sering dipakai di acara-acara seminar pemerintahan, foto grup, pre-wedding, dan foto keluarga.

Ketika ditanya motivasinya membuka bisnis foto studio, Ibu Suzy menjelaskan bahwa bisnis ini bermula dari hobinya berfoto ria. “Awalnya saya pernah bekerja di beberapa perusahaan besar di Cilegon, namun akhirnya memutuskan untuk resign dan menggeluti bisnis yang sesuai dengan passion saya,” ujarnya.

Wanita yang hobi travelling ini memiliki konsep yang unik dalam menjalankan bisnisnya. “Saya kan suka jalan-jalan. Nah, di samping bisnis foto studio saya juga membuka bisnis agen travel dan salon kecantikan. Ketiga bisnis ini sejalan dan saling menunjang satu sama lain,” paparnya.

Ternyata Ibu Suzy termasuk pebisnis yang cerdas membaca peluang. Pernak-pernik dari beberapa negara dan tempat-tempat di Indonesia yang pernah dia kunjungi, dimanfaatkan sebagai properti untuk menunjang bisnis foto studionya. “Iya, saya sengaja menawarkan beberapa konsep pemotretan pada pelanggan. Mereka maunya apa, kita telah sediakan semuanya. Mau berfoto dengan gaya Bali, kita bisa mengunakan halaman di rumah saya yang sengaja saya konsep menyerupai suasana Bali. Juga beberapa ruangan di dalam rumah saya, sengaja saya tata dengan konsep Korea. Korea kan lagi booming sekarang, saya sengaja pakai wallpaper ala-ala Korea, dan pelangganan bisa memakai wardrobe koleksi saya dan anak-anak ketika berkunjung ke Korea,” tuturnya panjang lebar. “Intinya saya mencoba menawarkan sesuatu yang pelanggan belum rasakan, mereka tetap bisa berfoto dengan suasana Bali tanpa harus pergi ke Bali,” tambahnya.

Tidak hanya itu, dari hobi jalan-jalannya, Ibu Suzy juga melihat peluang untuk membuka bisnis agen travelling yang diberi nama ATA Tour & Travel. “Jadi, sambil menyelam minum air. Saya punya beberapa villa di Marina, Anyer, dan Karang Bolong. Vila-vila itu bisa digunakan pelanggan yang ingin berfoto dengan konsep pantai. Untuk transportasi kita sudah siapkan dari ATA Tour & Travel. Dan bagi yang ingin tampil lebih cantik, kita juga siapkan perawatan dan salon di Dhiva Zahra Salon,” jelasnya.

Uniknya lagi, pengguna jasa Kliks Photography bisa menggunakan ruangan di rumah kediamannya sebagai tempat berfoto. Beberapa ruangan memang sengaja dipasang wallpaper dan warna cat yang berbeda. Ini dimaksudkan untuk memenuhi keinginan pelanggan untuk mendapatkan suasana berbeda dari sesi foto mereka. “Pelanggan bisa mengunakan kamar anak-anak bila ingin berfoto dengan konsep kiddy, atau ruang keluarga untuk konsep family.”

“Saya menjalankan bisnis ini seperti main-main saja. Karena ketiga bisnis ini memang hobi saya sebetulnya. Berbeda dengan bisnis katering yang pernah saya geluti sebelumnya. Sebenarnya, bisnis itu saya well running, tapi untuk memenuhi pesanan yang sampai ribuan itu saya sering kelelahan. Hehehe, mungkin memang bukan hobi kali, ya,” ceritanya sambil tertawa.

Ketiga bisnis milik Ibu Zusy memang tengah diminati oleh pengguna jasa fotografi, agen travel, maupun salon di Cilegon dan Serang. Sebab, Ibu Zusy menawarkan harga yang relatif bervariasi dan terjangkau oleh kalangan menengah. “Untuk harga, kita bersaing dengan bisnis sejenis yang ada di Cilegon. 

Alhamdulillah, beberapa bulan terakhir bisnis ini mengalami kemajuan pesat. Saya juga hobi berselancar di dunia maya. Jadi suka woro-woro di media sosial. Banyak teman-teman yang tahu tempat ini justru dari Facebook dan Twitter, selain dari obrolan mulut ke mulut dari mereka yang pernah menggunakan jasa kami. Kami berusaha membuat pelanggan seperti berkunjung ke rumahnya sendiri, sehingga ruang kerja dan studio sengaja saya tata dengan konsep keluarga,” ungkapnya di akhir wawancara di salonnya yang berlokasi di Kompleks Ruko PCI D2/33, Kota Cilegon. [*]

Setiawan Chogah

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »