Untirta Movement Community Kenang Tragedi Mei 98 Lewat Aksi Damai

23.33

15 tahun sudah tragedi Mei 98 berlalu, di mana saat itu kerusuhan besar-besar an terjadi yang dilakukan para mahasiswa untuk menuntut Indonesia keluar dari lembah keterpurukan orde baru akibat krisis moneter menuju reformasi.

Tepat tanggal 12 Mei 1998, para mahasiswa Trisakti menggelar aksi dengan tuntutan di atas, dan dalam kejadian tersebut mengakibatkan 4 mahasiswa Trisakti tewas akibat aksi aparat keamanan melakukan penembakan yang membabi buta. Selain terbunuhnya 4 mahasiswa oleh aparat keamanan, ada juga 13 orang yang dihilangkan paksa, yang salah satunya adalah Wiji Tukul seorang sastrawan dan aktivis Indonesia, lalu 13-15 Mei 1998 pun terjadi kerusuhan di masyarakat pula yang mendiskriminasi etnis Tioghoa dengan pembantaian besar-besaran. Ini terjadi karena ada provokasi dari TNI yang ingin membasmi etnis Tionghoa dari Indonesia.

Mengenang peristiwa sejarah Mei 1988, sekelompok mahasiswa di bawah naungan Untirta Movement Community menggelar aksi damai di depan kampus mereka selama dua hari berturut-turut, Senin-Selasa (13-4/5).

Mereka menuntut pemerintah untuk mengusut tuntas kasus Mei 98 yang belum terselesaikan, menemukan 13 aktivis yang masih hilang, serta mengadili adili pelaku penembakan dan penculikan terhadap aktivis dan mahasiswa. (BieM)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »