Komunitas Literasi Kepondoan : Mengenalkan Buku Sejak Dini pada Anak

11.09


Usai menggelar acara Kibin Membaca awal Mei kemarin, Komunitas Literasi Kepondoan (KLK) mengadakan feel trip dengan mengajak 20 anak SDN Kedaleman berkunjung ke Kantor Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Banten, Rabu siang (8/5). Kedatangan anak-anak Kepondoan disambut hangat Yulia Rehan Faradisa, Kepala Sub Bidang Layanan (Kasubid) Multimedia Auditorium. Oleh Rehan, anak-anak dikenalkan sekitar Perpusda dan tempat baca anak. Sehabis itu diajak menonton film berjudul ‘Tanah Surga Katanya’.

Rehan mengaku senang dengan kedatangnan anak-anak dari KLK. “Sebelumnya ada yang sudah pernah ke Perpusda?” tanya Rehan ramah. Hanya dua anak yang mengacungkan tangan. Rehan lalu menanyakan perihal kenapa mesti berkunjung ke perpustakaan dan membaca. “Sebab buku itu perantara kita untuk melihat luasnya dunia dan menggengam dunia,” katanya diselingi senyuman.

Ditanya mengenai tanggapan tentang kunjungan kali ini, Rehan menjawab Perpus bersinergi denan kelompok atau perorangan dalam upaya menumbuh kembagkan minat baca di tengah masyarakat. “kunjungan ke Perpusda merupakan salah satu indikator tinggi rendahnya minat baca masyarakat,” papar Rehan.

Tak lama setelah film diputar, anak-anak satu persatu mulai meninggalkan ruang auditorium. “Kita mau baca aja,” kata Subhan (8th) yang diamni kawan-kwannya. Mereka pun akahirnya menyerbu perpustakaan anak dan membuka-buka buku.

“Asyik ya, di sini banyak buku,” celetuk Windy (7th) yang lalu memilih buku cerita bergambar untuk dibaca. Semtara Melga, Irvan dan Deby terlihat serius dan asyik dengan buku bacaannya.

“Di sini banyak buku cerita dan komik-komik.. untuk ibu-ibu juga ada buku cara membuat kue dan berkebun tanaman hias,” Reihan memilihkan beberapa buku pada anak-anak.

Ketua Pelaksana feel trif KLK mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk mengenalkan buku sejak dini pada anak. “Saya percaya, dengan buku kita bisa mengubah hidup,” tutur Wayang. Pernyataan Wayang juga diamini Ketua RT Kepondoan Sapturi yang juga ikut dalam mengantar anak-anak ek BPAD. “Saya selalu mendukung ide-ide dari pemuda Kepondoan. Asal idenya positif,” kata Sapturi. (Wayang/ IWN)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »