Drawition SMA Dharma Putra: Bebas Menuang Imajinasi

13.49


Tangerang, Banten Muda - Sabtu, 8 Mei 2013, kreativitas murid dari sejumah sekolah di kota Tangerang diuji dalam sebuah lomba seni gambar bertajuk Drawition—Dharma Putra-Drawing-Competition, sebuah ajang lomba menggambar yang diadakan oleh sekolah SMA Dharma Putra Tangerang. Lomba yang diselenggarakan dalam rangka memperingati hari pendidikan nasional itu berlangsung dari pukul dua belas siang sampai empat sore. Drawition diikuti oleh 56 peserta dari tingkat SMP dan SMA, serta diadakan secara langsung di panggung utama salah satu mall di kota Tangerang, City Mall.

“Jika biasanya hari pendidikan itu diisi dengan lomba-lomba akademik seperti cerdas cermat, kami ingin berbeda. Pendidikan non-akademik pun penting disamping pendidikan akademik yang sering diutamakan. Maka, kami mengadakan lomba menggambar ini, tujuannya sederhana; ingin mengembangkan semangat dan bakat muda teman-teman dalam bidang seni, khususnya menggambar,” ujar Mia Amelia, Ketua Osis SMA Dharma Putra ketika ditemui di tengah kemeriahan lomba. Itu juga yang menjadi alasan mengapa para peserta lomba dibebaskan dalam menggunakan alat dan gaya menggambar, diharapkan mereka bisa bebas menuangkan imajinasi mereka tentang pendidikan.

Drawition tidak hanya mengusung kebebasan berimajinasi, tapi juga bebas menunjukan aksi seni. Maka, Drawition dikemas menyerupai pensi kecil, yang diisi dengan pementasan musik dan vocal untuk mengiringi jalannya perlombaan. Alunan lagu yang dinyanyikan dari solo vocal SMA Dharma Putra pun tak hanya ditujukan untuk menyemarakkan acara lomba, tapi juga membangun semangat para peserta. Para peserta sendiri duduk tepat di depan panggung utama dengan alas berupa karpet merah besar. Mereka terlihat sibuk menggambar sketsa, beberapa di antaranya sudah serius mewarnai gambar agar bisa memenangkan lomba.
“Pemilihan pemenang untuk tingkat SMP dan SMA dipisah. Penilaian gambar peserta dilihat dari perpaduan warna, motif dan warna background yang dipilih, ketepatan garis gambar, kesesuaian dengan tema hingga kekreatifannya mengembangkan imaji tentang pendidikan,” ungkap Even Joshua, salah satu Sie Acara Osis saat ditanya mengenai persyaratan sebuah gambar bisa unggul sebagai juara.

Salah satu peserta lomba bernama Tesalonika dari SMP Kanaan, sempat berbagi cerita singkat tentang alasan mengapa ia mengikuti lomba ini dan ide unik apa yang tengah ia tuangkan. “Alasannya, mau nyoba hal baru dan dapat pengalaman baru. Sekarang, aku lagi gambar tentang kesenjangan sosial antara si miskin dan si kaya dalam kesempatan memperoleh pendidikan,” ujarnya sambil sibuk mewarnai. Sepertinya harapan Osis SMA Dharma Putra untuk menciptakan lomba menggambar yang menarik diikuti mengembangkan daya imaji murid SMP dan SMA telah terwujud. (Veronica Gabriella/ Chogah)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »