Perangi Kanker Serviks, Pembunuh Nomor Satu

22.52

Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan salah satu penyebab kematian perempuan di seluruh dunia. Gejala kanker ini biasanya hanya dirasakan oleh penderita kanker stadium lanjut. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan saat ini kankers serviks menempati peringkat teratas di antara berbagai jenis kanker yang menyebabkan kematian p[ada perempuan di dunia. Di Indonesia, setiap tahun terdeteksi 15.000 kasus kanker serviks dengan 8.000 kasus di antaranya berakhir dengan kematian.
Dengan tujuan mengedukasi mahasiswa akan bahaya kankers serviks, Badan Eksekutif Mahasiswa IAIN Sultan Maulana Hasanudin Banten bekerjasama dengan Gerakan Aksi Kanker Serviks Indonesia (GAKSI) menggelar seminar dengan mengusung tema Perangi Kanker Serviks; Pembunuh Wanita Nomor Satu Dunia di gedung Prof. KH M Sjadzili Hasan IAIN SMH Banten, Senin (29/4). Acara ini merupakan sosialisasi perdana yang diikuti oleh puluhan peserta dari perwakilan BEM se-Banten, mahasiswa IAIN SMH Banten, dan kalangan umum. Seminar diisi oleh Asep Rahmatullah, Ketua GAKSI.
Maya Muizatil Lutfillah, Menteri Pemberdayaan Wanita BEM IAIN SMH Banten menuturkan, “Lewat seminar ini kita ingin menyosialisaikan bahaya kankers serviks sejak dini kepada mahasiswa, khususnya perempuan,” tuturnya kepada Banten Muda.
Maya mengatakan bahwa akibat virus HPV penyakit kanker serviks tidak hanya melalui cairan melainkan bersentuhan sedikit pun kepada wanita pengidap penyakit kanker serviks bisa tertular. "Kanker serviks yang disebabkan oleh virus HPV memiliki lebih dari 100 tipe. Sebagian besar di antaranya memang tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya, tapi tetap saja kita perlu mengedukasi perempuan tentang akibat fatal yang disebabkan kankers serviks, terutama tipe 16 dan 18," imbunnya. (Chogah/ ft. Chogah)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »