Membuat Film Berkualitas dengan DLSR

00.49

Dunia perfilman Indonesia akhir-akhir ini menunjukkan geliatnya. Para  sineas berlomba menciptakan tontonan bermutu dan mendidik masyarakat. Dengan semangat yang serupa, membangkitkan gairah perfilman Banten, SultanFilm, Banten Film Club, dan Banten Art Video menggelar workshop sinematografi di ruang audio visual Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi Banten, Rabu (24/4).

Acara yang bebas pungutan ini dihadiri oleh sejumlah komunitas film di Banten (Serang, Cilegon, dan Pandeglang). Aji Setiakarya, Ketua Banten Film Club menyatakan, wokshop ini bertujuan untuk menambah wawasan pecinta film Banten untuk menciptakan audio dan visual yang bagus dengan peralatan sederhana.

“Kita sengaja mengundang teman-teman dari DLSR Cinematography Indonesia untuk sharing dan berbagi pengalaman mereka dalam membuat film bagus dengan kamera DLSR,” ujar Aji ketika ditemui Banten Muda.

DLSR Cinematography Indonesia merupakan komunitas foto dan DSLR cinematography yang terbentuk dari kesamaan minat, hobi, dan ideologi sebagai bentuk pemberontakan terhadap kemapanan yang miskin kualitas dan ide. “Kita bisa membuktikan dengan kamera DSLR entry level pun kita bisa membuat film atau video klip dengan hasil visual yang bisa disetarakan dengan produksi besar. Kita maksimalkan apa yang kita punya, kalau ngomongin teknologi gak akan ada abisnya,” terang Benny Kadarharianto, salah satu pemateri dari DLSR Cinematography Indonesia. Dalam workshop ini dipaparkan teknik sederhana pembuatan film dan video clip dari pra produksi sampai pasca produksi. (Chogah/ ft. Istimewa)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »