Kartini Penuh Karya di SMA Tarsisius Vireta

16.19



Sosok Kartini memang selalu menginspirasi kita untuk terus berkarya. Salah satunya, seperti yang terlihat dalam event yang diselenggarakan oleh OSIS SMA Tarsisius Vireta pada Selasa, 30 April 2013 lalu. Sekolah yang terletak di Jl. Danau Singkarak Raya, Vila Regensi II, Blok AE 8-9, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang itu menggelar peringatan Hari Kartini untuk pertama kalinya dengan mengusung tema “Kartini Penuh Karya”.

Lazimnya sebuah kegiatan di sekolah, event “Kartini Penuh Karya” pun diawali dengan kata sambutan Kepala Sekolah SMA Tarsisius Vireta, Saverinus Kaka. Beliau menyemangati para siswa—khususnya para siswa putri—untuk mencontoh semangat juang Kartini. “Para siswi diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan menggali potensi seni yang dimikili untuk terus berkarya seperti Kartini,” kata Saveranus Kaka yang sekaligus membuka acara secara resmi dan disambut tepuk tangan para peserta yang memadati aula.

Dalam event itu, sejumlah pentas seni pun dilombakan. Salah satunya adalah fashion show “Kartini-Adhiningrat”, yakni fashion show berpasang-pasangan yang mewakili tiap kelas untuk tampil dengan dandanan dan kostum ala Kartini dan suaminya. Selain berpenampilan ala Kartini (berkebaya) dan Adhiningrat (pakaian adat Jawa lengkap dengan blankon), fashion show tersebut juga mengharuskan setiap peserta untuk menuturkan pandangan mereka terhadap sosok Kartini, sekaligus menampilkan bakat yang mereka miliki. Bakat yang ditunjukkan oleh sejumlah peserta itu, di antaranya adalah aksi menyanyi, bermain gitar, dan deklamasi puisi.

Selain itu, juga digelar Lomba Kreasi Lagu Kartini yang menuntut siswa untuk mengaransemen ulang lagu “Ibu Kita Kartini” karya W.R. Supratman, lomba membuat yel-yel terkait Kartini, lomba paduan suara Kartini, dan lomba melukis wajah Kartini. Tak ketinggalan, atraksi Band Happy Five juga turut mewarnai event yang berlangsung dari pukul 7.30 hingga 14.00 WIB tersebut.

Ira Yunita, selaku ketua panitia kegiatan yang ditemui Banten Muda di sela-sela acara, memaparkan beberapa alasan di balik digelarnya acara tersebut. “Event ini dibuat agar para siswa SMA Tarsisius Vireta tidak melupakan jasa-jasa Kartini yang telah memperjuangkan hak-hak kaum hawa. Selain itu, kami ingin melanjutkan usaha keras dan cita-cita Kartini dengan berkarya,” tuturnya.

Menurut Mellyna Christine, siswi XI IPA 1 yang merupakan salah satu peserta lomba paduan suara Kartini, event itu mengingatkannya pada sosok Kartini yang memiliki ide luar biasa dan berhasil menumbuhkan rasa percaya diri Mellyna menjadi seorang wanita.

Sementara bagi Owen Prasetya, kegiatan tersebut berhasil membangkitkan semangat pantang menyerah. “Semangat pantang menyerah dalam berkarya seperti Kartini yang berani berjuang untuk kesetaraan gender,” ujar siswa XI IPA 1 itu.

Kegiatan itu ditutup dengan pemberian paket hadiah kepada para pemenang, dan disusul doa penutup yang mengakhiri serangkaian acara “Kartini Penuh Karya”. (Veronica Gabriella/BieM)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »