IKBA Mempersiapkan Kartini Masa Depan Lewat Lomba Kreasi Busana Daerah

06.26

Benar kata orang-orang, sebuah pena jauh lebih tajam dibandingkan pedang. Itulah yang dilakukan seorang Kartini, sosok perempuan yang menginspirasi gerakan emansipasi wanita di Indonesia. Lewat surat-suratnya, Kartini dikenang sepanjang masa. Apakah Kartini pernah berpikir bahwa bangsa ini akan mengingatnya sejauh ini? Entahlah, yang jelas, lewat tulisan-tulisannya, Kartini telah sukses membuat namanya harum.
Jasa-jasa Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan selalu dikenang bangsa ini dengan ditetapkannya Kartini sebagai salah satu pahlawan nasional dan namanya manjadi perbincangan setiap tanggal 21 April.
Seperti siang itu, saya diundang oleh Kurota Akyun, sosok Kartini masa kini yang melopori Ikatan Kader Binan Keluarga Balita Kabupaten Serang untuk hadir di acara Kartini’s Day, 20 April 2013 di Mall of Serang.
Perempuan itu menyambut ramah kedatangan saya bersama panitia penyelenggara acara yang bertajuk “Semangat Kartini sebagai Suri Teladang dalam Mewujudkan Generasi Bangsa yang Kreatif, Andal dan Mandiri.”
“Alhamdulillah, kami dari IKBA dan PAUDNI Kabupaten Serang baru saja menyelengarakan lomba peragaan buasa daerah untuk guru dan anak-anak PAUD,” tuturnya ketika kami memutuskan untuk ngobrol sejenak di panggung yang digelar di depan Tisera Mall of Serang.
“Tujuan dari IKBA mengadakan acara ini apa sih, Mbak? Kenapa pesertanya hanya guru dan anak-anak PAUD?” tanya saya penasaran.
Akyu menjelaskan bahwa acara ini merupakan ajang penyaluran bakat anak-anak PAUD se Kabupaten Serang. Lewat lomba peragaan busana ini, guru-guru diberi kesempatan untuk berkreasi sebagai contoh nyata dan langsung untuk anak-anak didik mereka. “Guru merupakan teladan bagi murid-muridnya, lewat lomba ini, guru dan murid bisa mengembangankan kreasi mereka bersama-sama. Guru bisa memberikan contoh langsung kepada peserta didik, salah satunya untuk berani tampil di depan umum.”
Hal senada pun disampaikan Dedi Arif Rolidi, Kepada Bidang PAUDNI Kab. Serang yang datang beberapa saat kemudian.
“Ini adalah bentuk sinergi pendidikan antara rumah, sekolah, dan lingkungan. Dalam rangka memperingati hari Kartini, kita mengajak guru-guru, orangtua, dan anak-anak untuk berkreasi dalam lomba peragaan busana daerah yang ditonton oleh banyak orang,” ujarnya.
Lomba yang diikuti sekitar 350 peserta ini memperebutkan piala penghargaan dari Bunda PAUD Kab. Serang, Ratna Taufik Nuriman, Ketua Forum PAUD Kabupaten Serang. IKBA sebagai penyelenggara sengaja bekerja sama dengan Tisera dan Mall of Serang untuk menggelar acara ini di dalam ruangan dan tempat keramaian. “Seperti yang tadi saya sampaikan, kita ingin mewujudkan sinergi 3 pendidikan. Kalau kita mengadakan di ruang terbuka, kasihan anak-anak kepanasan, lagipula di sini banyak pengunjung yang melihat dan anak-anak sekalian berlibur bersama orangtua dan guru-guru mereka,” tutur Arif.
Banyak cara yang dilakukan untuk mengenang jasa Kartini, seperti yang dilakukan IKBA, lewat semangat Kartini, mereka mempersiapkan kader-kader perempuan kreatif untuk masa depan. Perempuan yang mandiri, semangat, dan bertanggung jawab lewat perlombaan kreasi busana daerah. (Chogah/ ft. Chogah)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »