Love Art, Show Your Tallent

15.56


Saya seperti memasuki gerbang dunia khayal ketika hadir di Taktakan, sebuah kecamatan di Kota Serang, yang di tahun keempat keberadaan saya di kota ini, belum sempat saya kunjungi. Hijau, di sisi kiri dan kanan ditumbuhi pohon-pohon rindang yang memayungi pengguna jalan. 

Lama nian saya merindukan suasana pedesaan seperti ini. Menyaksikan laki-laki bertelanjang dada menggiring ternak mereka, perempuan dengan keranjang dan beban di kepala, gadis desa dengan rambut terurai sampai pinggang, melonjak, berlajalan melenggok. Natural.

“Kita ke SMK 5 ya,” ujar Bambi di perjalanan, kami baru saja selesai meliput acara tes hafalan Quran di Masjid Agung Serang. 


Limabelas menit, kami memasuki gerbang SMKN 5 Kota Serang. Muda-mudi seusia kami berjajar di pinggir lapangan, di bawah-bawah pohon, di tempat rindang. Saya melempar pandang ke tengah lapangan, di ujung berdiri sebuah panggung besar dengan backdrop bertuliskan “ Pentas Seni SMKN 5 Kota Serang”.



Bembi menanyai seorang siswa berpakaian pramuka di samping kami berdiri, “Ketua pelaksananya siapa, ya?” Panggung mulai kembali gaduh dengan suara host, disambut tepuk tangan dari penonton. Bembi terlihat bercakap-cakap dengan siswa tadi. “Yuk, Chog, kita temuin ketua pelaksananya aja.”

Saya mengikuti Bembi yang berjalan ke tengah lapangan, lalu tembus ke sebuag ruangan. Di sana saya dan Bembi di sambut Yasfi Ramanda, siswa kelas 2 Teknik Komputer Jaringan yang ditunjuk sebagai ketua pelaksana Pensi SMK 5.

“Maaf ya, Kak, ruangannya agak berantakan. Maklum, tempat panitia rapat semalam. Belum sempat dirapihin,” Yasfi bersuara.

Saya dan Bembi tertawa, “Santai aja.” Yasfi menceritakan kalau ini adalah pentas seni perdana yang digelar OSIS SMKN 5 Kota Serang. Di tahun pertamanya ini, OSIS sengaja mengundang beberapa bintang tamu dari luar untuk menyemarakkan acara.

“Yang tampil kan kelas satu sama dua aja, Kak. Jadi panitia sengaja mengundang bintang tamu dari luar biar lebih semarak,” ujar Fasfi.

Dari luar terlihat penonton tengah menari bersuka ria diiringi musik dari panggung. Saya mengambil beberapa foto dari jauh, sementara Bembi melanjutkan wawancara.

“Gimana nih, acara pertamanya, sukses gak?” tanya Bembi.

“Alhamdulillah, Kak. Ini juga pertama kali saya ditunjuk jadi ketua pelaksana. Sempat pesimis juga sih tadi, tapi untungnya guru dan teman-teman ngedukung.” 

Melalui acara ini, Fasfi mengatakan bahwa anak-anak SMKN 5 bisa menyalurkan bakat seninya seperti dance, padus, juga debus. “Acara ini bertujuan untuk mempromosikan SMK 5, menyalurkan bakat teman-teman, juga memperkuat rasa percaya diri, Kak.”

Usai wawancara, saya, Bembi, dan Yasfi turun ke lapangan.  Bergabung bersama teman-teman SMKN 5 Kota Serang, menari, menggoyangkan badan, pelan. Melepas lelah.

“Fi, tema acaranya apa sih? tanya saya sedikit menambah volume suara.
“Love art, show your tallent, Kak,” jawabnya sembari menunjuk sebuah spanduk di sisi kanan lapangan yang sempat alpa dari pandangan saya.
***
Oleh : Setiawan Chogah

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »