Geh Cloth Perkenalkan Banten Lewat Cenderamata

19.40

 
Serang, Banten Muda – Bagi warga Indonesia, Banten mungkin dikenal dengan debus dan jawaranya saja, atau mungkin hanya Pantai Anyer. Hal tersebut dirasakan betul oleh Diki Kurniawan, staf di Pemerintahan Provinsi Banten ketika kedatangan teman-temannya dari luar Banten.

“Saya sering keluar daerah, dan teman-teman di sana selalu menyebut Banten identik dengan debus dan jawara, padahal tidak serta merta begitu. Banyak hal positif tentang Banten yang tidak mereka ketahui,” ujar Sarjana Komputer UIN Jakarta ini kedapa Banten Muda.

Sebagai orang yang tertarik dengan desain, Deka, begitu dia biasa disapa menyalurkan hobinya untuk memperkenalkan budaya Banten lewat desain kaos dan cenderamata lainnya. “Ketika wisatawan datang ke Yogya, mereka jadi kenal bahwa orang-orang Yogya kreatif lewat kaos Dagadu-nya, atau Bali dengan Joger. Anak-anak Banten pun bisa begitu, makanya saya mencoba meperkenalkan Banten lewat desain kaos.” Ide kreatif Deka berbuah manis dengan banjirnya permintaan terhadap produk buatannya ini.

“Yang datang ke sini biasanya mayoritas mahasiswa dan instansi pemerintahan. Kebanyakan pesan kaos dengan desain khas Banten untuk cenderamata teman-teman mereka di luar kota.” Usaha yang awalnya sebagai penyayuran hobi ini diberi nama Geh oleh Deka. “Geh itu kan identik dengan Serang, ketika wisatawan membaca atau mendengar kata Geh, tentu akan mengingatkan mereka pada Banten, khususnya Serang.”Dalam desain kaos produksinya, Deka sengaja mengangkat tema ke-Bantenan, seperti kebudayaan, kuliner khas Banten, tempat wisata serta bahasa-bahasa lokal Banten. (Chogah/ ft. Chogah)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »