Banten Muda Community Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 84 Tahun

11.23
BieM - Sumpah Pemuda merupakan sebuah komitmen kaum muda Indonesia mengikrarkan diri bertanah air satu, berbangsa dan berbahasa persatuan Indonesia. Setiap tahunnya, sumpah pemuda senantiasa diperingati oleh berbagai kalangan dalam upaya menyerap makna dan semangat kepemudaan. Tahun ini pun, momentum tersebut diramaikan pelbagai kegiatan di seluruh pelosok negeri ini. Seperti yang dilakukan oleh Banten Muda Community (BMC) dengan menggandeng STIE Bina Bangsa dalam memperingati Hari Sumpah pemuda ke-84 tahun ini.

Dengan tema 'Indonesia; Berkarya dan Berbagi Inspirasi' kegiatan tersebut diisi ragam kreatifitas seni dari komunitas dan perguruan tinggi se Kota Serang. Ketua umum BMC mengatakan, peringatan Hari Sumpah Pemuda bertujuan untuk membangkitkan nasionalisme, khususnya di kalangan muda Banten. "Terus terang kami khawatir menengok peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini, seperti maraknya demo berlebihan, tawauran pelajar, narkoba, penggunaan bahasa yang asal-asalan dan lain sebagainya." Tutur Irvan dalam sambutannya. Irvan mengatakan, ia melihat peristiwa-peristiwa yang amrak terjadi belakangan ini sebagai pengingkaran terhadap semangat sumpah pemuda. Untuk itu, BMC berharap kaum muda Banten dapat menyalurkan energinya pada hal-hal yang positif.


Bertempat di pelataran parkir STIE Bina Bangsa, acara tersebut dimeriahkan oleh beberapa grup Band indie seperti Jammin On, Killer Sad, Coconut From Hell, Retroville, Fay Band. Acara berlanjut pada malam harinya dengan menampilkan musikalisasi puisi Rockmini, Akustik Oi BPK Serang, pembacaan puisi Kubah Budaya, Teaterikal Gesbica IAIN SMH Banten, Pembacaan puisi dari mahasiswa STIE Bina Bangsa.

Dalam kesempatan itu juga, ketua umum BMC menyerahkan donasi pada relawan FBn bagi pengobatan pasien Ely. "kami berterima kasih pada Banten Muda yang turut peduli pada kesembuhan pasien Ely. Semoga hal ini bisa menginspirasi banyak pihak sebagai bentuk kepedulian sosial" Ungkap Iip Syarifudin selaku koordinator relawan FBn.[ ]






Sebuah Motivasi “DENGAN HATI”

22.37


Ada hal yang menarik saat, band Lyla meluncurkan single teranyarnya. Jika selama ini band berawak, Naga (vokal), Fare (gitar), Dharma (piano, keyboard), Dennis (bass) & Amec (drum) banyak bercerita tentang cinta, tapi kali ini mereka justru memberikan sebuah motivasi, lewat single baru mereka yang bertitel “Dengan Hati”. Motivasi dan semangat yang ingin mereka sampaikan dari single terbaru, yang di pilih sebagai pembuka untuk album ke-3 mereka yang akan di rilis dalam waktu dekat ini.
            Mereka mengaku, berusaha untuk tidak melakukan pengulangan. Hadir dengan tampilan fresh di setiap materi terbaru yang mereka luncurkan. Seperti yang di ungkapkan sang vokalis, Naga. “Di single terbaru untuk album kami yang terbaru pula, Lyla ingin lebih eksplore. Baik dari aransemen dan lirik, dengan tetap menjaga harmonisasi dan image Lyla sendiri.” Jelasnya.
            Naga sendiri mengaku lagu ini di ciptakan sekitar 3 tahun yang lalu. Awalnya lagu ini tercipta untuk menyemangati karir dan langkah mereka di panggung musik Indonesia, dan bisa berharap bisa di tularkan menjadi semangat dan memotivasi untuk semua orang. Kali inilah moment yang paling pas untuk meluncurkan lagu yang memuat pesan sebuah motivasi tersebut. “Sebuah lagu untuk membangkitkan semangat bagi pengemar musik di tanah air. Dan sebuah lagu sebagai wujud kepedulian kami terhadap carut-marutnya kondisi sosial yang terjadi di sekitar kita.” Ungkap Naga lebih lanjut.
            Sebuah lagu yang memiliki makna lyrik yang cukup kuat dan dalam. Tapi tetap di aransemen dengan sentuhan pop yang catchy. Ada yang menarik dari sisi aransemen di lagu ini. Mereka menawarkan pop, dengan sentuhan modern sound yang di balut dengan nuansa akustik mulai dari string section dan gitar akustik. Membuat lagu ini berasa lebar dari sisi aransemen. Bahkan mereka memberikan sentuhan sound etnik pada lead yang terkesan eksotik. Sebuah aransemen yang menunjukkan kematangan musikalitas dan ekspresi dari band yang sudah eksis sejak tahun 2008 lalu ini.
            Single “Dengan Hati” Sebuah ramuan musik pop yang menarik dan mampu memberikan motivasi, dan mampu menyapa 'Selamat Pagi' untuk membuka aktivitas penikmat musik di Indonesia. Seperti sebuah kopi manis untuk mengawali sebuah hari.... (nD3) 

TETENG JUMARA;THE POETICAL BUREAUCRAT

12.18
Bagi Teteng Jumara, menjadi penyair sekaligus birokrat adalah satu tugas yang berat, dikarenakan masing-masing memiliki perspektif berbeda dalam memahami persoalan hidup. Menjadi penyair, berarti menjadi kepanjangan tangan dari rasa keadilan, kerakyatan dan kemanusiaan, sementara menjadi birokrat berarti menjadi wakil dari sebuah sistem kerja pemerintahan yang bertugas menjalankan tugas pokok dan fungsi serta program kerja. Meski begitu, Teteng merasai ada persamaan antara kedua bidang profesi tersebut yakni, kedua-duanya diharuskan mampu memberi manfaat bagi masyarakat.
Lewat acara peluncuran buku antologi puisi pertamanya yang bertajuk “Surau Berdinding Bilik” pada Sabtu kemarin (13/10), Teteng seakan ingin menegaskan peran ganda yang sedang dilakukannya. Maklum, saat ini dirinya tengah menjabat sebagai Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang sekaligus sebagai ketua Komunitas Sastra Indonesia cabang Tangerang.
Mustafa Ismail selaku pembedah menilai bahwa pepuisi Teteng, berlahiran  dari realitas birokrasi yang timpang, dan Teteng mencoba mengambil posisi secara  objektif dalam melihat persoalan. Mustafa mencontohkan puisi Tikus-tikus berlarian, baginya, puisi tersebut meneguhkan betapa buruk kondisi hukum di negeri ini. “Perilaku menyimpang tidak hanya terjadi di lembaga birokrasi, tetapi juga di lembaga penegak hukum” tegasnya.
Acara yang digelar di Warung Gudeg Yogya Citra Raya ini dihadiri sekitar 30 orang berasal dari kalangan seniman, wartawan, pendidik. Buku itu sendiri diluncurkan ke publik secara simbolis oleh wakil ketua DPRD Kab. Tangerang Intan Nurul Hikmah. Dalam sambutannya, Intan menyambut baik dan bahkan merasa ‘kecolongan’ dengan apa yang dilakukan oleh Teteng. “Dengan buku ini, saya kalah satu poin kekaryaan” terangnya dengan senyum. Baginya, kekaryaan yang dilakukan oleh Teteng mestinya menjadi contoh bagi semua kalangan.
Dalam kesempatan itu, Intan juga menegaskan bahwa saat ini, dirinya tengah memperjuangkan realisasi pembangunan gedung kesenian Kabupaten Tangerang. “Ke depannya, seniman budayawan Tangerang akan memiliki tempat pertunjukan yang layak, meskipun tidak semegah di Taman Ismail Marzuki” tambahnya.
Hal senada juga diungkapkan kadisbudpar Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, dia mengakui bahwa pembangunan kebudayaan menjadi komitmen dirinya. “Saat ini saya bersama Ibu Intan sedang berupaya keras untuk menggolkan anggaran pembangunan gedung kesenian”Tukasnya. [ ]







...DIBUTUHKAN SEGERA...

00.11


PT. Cheil Jedang Superfeed membutuhkan tenaga yang berpengalaman di bidangnya untuk menduduki posisi sebagai :

SEKRETARIS DIREKSI
(ditempatkan di daerah Serang Timur)

KUALIFIKASI :
  • Wanita max 30 Tahun.
  • Pendidikan min D3 atau Lembaga Pendidikan Sekretaris.
  • Menguasai MS. Office, korespondensi dan system pengarsipan
  • Kemampuan interpersonal dan komunikasi baik
  • Berpenampilan menarik.
  • Bisa mengoperasikan computer
  • Enerjik, punya daya inisiatif, jujur, teliti, tekun dan menyukai pekerjaan administratif
LAMARAN DIKIRIM KE ALAMAT :

HRD DEPT.
PT. CHEIL JEDANG SUPERFEED
Jl. Lanud Gorda, Desa Julang, Kec. Cikande
Kab. Serang - Banten 42101
Telp. 0254 400660 (Hunting)
Fax. 0254 400659

ATAU E-MAIL KE :
hr_cjs@cj.co.id  dan nurhasanah@cj.co.id


‘Only short-listed candidates will be invited via e-mail/phone for Test and Interview”