AIR

20.17

Oleh : Samsiyah
Air merupakan salah satu sumber kehidupan. Tanpa air, manusia tidak dapat melakukan banyak aktivitas seperti mencuci, memasak, mandi, minum, makan dan lain-lain. Seperti yang dikatakan dalam sebuah iklan minuman berion, bahwa sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air. Saat baru lahir, tubuh bayi terdiri dari 80% air. Sedangkan saat dewasa, tubuh seseorang dapat mengandung 50-70% air. Sebegitu-banyaknya air yang terdapat dalam tubuh manusia, sampai-sampai dikatakan bahwa seseorang tidak dapat bertahan hidup tanpa air lebih dari 3 hari. Ada yang mau coba hidup tanpa air selama 3 hari? Hehehe..

Dalam tubuh manusia, air memiliki 2 fungsi utama:
ü  Yang pertama, air berfungsi sebagai ‘kendaraan’ pembawa zat-zat nutrisi seperti karbohidrat, vitamin dan mineral serta oksigen ke dalam sel-sel tubuh sekaligus mengeluarkan zat-zat sisa seperti karbon dioksida dan senyawa nitrat.
ü  Yang kedua, air berfungsi sebagai pelembab jaringan-jaringan tubuh seperti mata, mulut dan hidung, manjadi pelumas dalam cairan sendi tubuh, pelindung organ dan jaringan tubuh serta membantu menjaga tekanan darah. Selain itu, air juga berfungsi menjaga suhu panas tubuh agar tetap normal.

Sebagai mahkluk Tuhan yang tinggal di planet Bumi, kita patut bersyukur karena planet yang kita tempati ini memiliki begitu banyak air (sekitar ±70% permukaan bumi diselimuti oleh air). Tapi perlu diketahui bahwa tidak semua air dipermukaan bumi bisa dikonsumsi. National Geographic pernah mencatat bahwa dari 70% air yang ada di bumi, hanya sekitar 2,5% bagian yang merupakan air bersih yang dapat digunakan oleh manusia. Jadi, agar air yang dikonsumsi terjamin bersih dan layak konsumsi, perlu diketahui ciri-ciri air yang aman konsumsi.

Lalu, seperti apa ciri-ciri air yang aman dikonsumsi? Air yang dapat dikonsumsi atau air yang dapat diminum diartikan sebagai air yang bebas dari bakteri yang berbahaya dan bebas dari ketidakmurnian secara fisik, biologis dan kimiawi.

ü  Secara fisik, air minum harus bersih dan jernih, tidak berwarna dan tidar berbau serta tidak mengandung bahan tersuspensi atau kekeruhan.
ü  Secara biologis, air minum harus bebas dari unsur mikrobiologis seperti coli atau pun bakteri penyebab penyakit lainnya.
ü  Dan secara kimiawi, air yang aman dikonsumsi adalah air yang tidak mengandung logam berat seperti zat besi (Fe), timbal (Pb), seng (Zn), mangan (Mn) dll. Salah satu ciri air yang mengandung Fe yang tinggi adalah saat pertama keluar air akan terlihat sangat jernih, namun setelah beberapa saat air akan menguning dan menimbulkan endapan. Selain itu, air yang mengandung Fe tinggi memiliki bau seperti bau besi karat dan menimbulkan bercak kuning pada keramik atau wastafel kamar mandi.

Dan jangan lupa, selain bijak dalam memilih air, bijaklah juga saat menggunakan air. Dengan 2,5% jumlah air yang ada di bumi, tidak ada yang tahu kapan jumlah itu akan terus berkurang dan menimbulkan kekeringan bahkan kesengsaraan hidup banyak manusia. Jadi, meski Cuma setetes, jangan sia-siakan airmu dan tetap cermat dalam menjalani hidup. Kecermatan kita menentukan kesehatan dan masa depan kita. Salam gizi, salam sehat J


Sumber: internet dan buku.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »