ORASI WARNAI BUKA PUASA BERSAMA BANTEN MUDA COMMUNITY

10.06

Banten Muda Community (BieM-C) menggelar buka puasa bersama dengan sejumlah tokoh muda Banten dan anak yatim piatu di Rumah Makan S-Rizki Serang, Minggu (29/7). Berbeda dengan yang lain, acara yang diikuti sekira 150 orang itu dimeriahkan oleh penampilan  musikalisasi puisi dari Grup Rockmini dan orasi di bidang Hukum, Pendidikan, Lingkungan Hidup, Agama dan Kewirausahaan.
Acara yang bertema, “Dengan Berpuasa Mari Kita Tingkatkan Semangat Berbagi Sebagai Bentuk Rasa Syukur Kepada Allah SWT,” ini menurut Ketua BieM-C, Irvan Hq, bertujuan untuk menjalin silaturahmi diantara anggota BieM-C dan beberapa tokoh muda seperti Ketua Team Pembela Muslim Banten (TPM), Agus Setiawan, Ketua LSM Rekonvasi Bumi, NP Rahardian, Sekjen Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten, Fatah Sulaeman, Akademisi Ali Faisal, Praktisi Entrepreuner Boyke Pribadi dan Budayawan Ibnu PS Megananda.
Dikatakan Irvan Hq, moment puasa ini dimanfaatkan BieM-C untuk melatih diri dan meningkatkan kepedulian kepada sesama khususnya kepada mereka yang kurang mampu. Secara simbolis anak-anak dari Griya Yatim Dhuafa yang belokasi di Ciceri Bunderan, Serang ikut menikmati acara buka puasa bersama dan menerima bingkisan dari BieM-C berupa uang saku dan tas berikut peralatan Sekolah.
Dalam orasinya di bidang hukum, Agus Setiawan mengatakan saat ini dunia peradilan masih diwarnai oleh kentalnya praktik suap menyuap, sambil berkelakar ia mengatakan bahwa penghasilan para penegak hukum selama bulan puasa turun drastis karena tidak ada uang suap, mereka hanya mengandalkan amplop di buka bersama dan tunjangan hari raya (THR). Secara umum hukum merupakan sistem berupa himpunan peraturan yang dibuat oleh yang berwenang dengan tujuan untuk mengatur tata kehidupan bermasyarakat, ia juga bisa berupa perintah maupun larangan, bahkan ia bisa memaksa dengan menjatuhkan sanksi hukum bagi yang melanggar.
Sementara itu dari bidang Pendidikan, Ali Faisal menyoroti tentang kemerosotan pendidikan di Indonesia, “pada tahun 1970 Malaysia banyak mendatangkan tenaga dan dosen dari Indonesia sekaligus mengirimkan ribuan mahasiswa dan guru untuk belajar ke Indonesia atas biaya pemerintah mereka. Namun setelah dua dekade fakta mencatat Malaysia menempatkan empat universitas terbaiknya di atas universitas yang ada di Indonesia, kualitas penelitian, kesiapan kerja lulusan, pandangan internasional dan kualitas pengajaran membuat masyarakat Indonesia berbalik berbondong-bondong belajar ke Universitas Malaya, Universitas Kebangsaan Malaysia, dll.” ungkapnya.  Dikatakan Ali Faisal kondisi lebih parah banyak ditemukan pada kualitas Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang kurang perhatian dalam pengelolaan data EPSBED (Evaluasi Program Studi Berbasi Evaluasi Diri) dimana data diinput tidak sesuai fakta hanya untuk memenuhi persyaratan akreditasi perguruan tinggi saja. Ia mengharapkan bulan ramadhan lebih dimaknai sebagai madrasah itu sendiri sehingga ke depannya lahir ulama-ulama diberbagai bidang seperti Pengacara yang Ulama, Akademisi yang ulama, dsb.
NP Rahardian yang mendapat kesempatan ketiga dalam orasinya mengkritisi kebijakan Bupati Kabupaten Serang, Taufik Nuriman dalam memberikan izin operasi penambangan pasir di beberapa wilayah Kabupaten Serang. Dikatakannya bahwa bicara lingkungan hidup adalah bicara orang banyak, bicara interconnecting dan bicara keseimbangan hidup. “Jangan Pemerintah daerahnya dapet duit, pengusahanya dapet duit, tapi penghidupan masyarakatnya terganggu.” Allah menciptakan segala yang ada di alam semesta ini berpasang-pasangan, saling melengkapi, sekalibekerjasama, saling berkerjasama, saling mengimbangi dan saling mempengaruhi satu sama lain untuk menjaga lingkungan  hidup disekitar kita.
Anggota BieM-C yang hadir pada hari itu berasal dari Serang, Pandeglang, Cilegon, Anyer, Tangerang, Rangkasbitung, dll mendapatkan tips menarik dari Boyke Pribadi, menurutnya untuk menjadi Entrepreuner yang baik paling tidak kita harus mempunyai 3 AN.(Gagasan, kepercayaan dan teman). Hadir pula memenuhi undangan acara buka bersama dari UKM Gesbica dan Komunitas Oorang Indonesia (OI).
Disamping itu Fatah Sulaeman menceritakan kisah FX Rusharyanto yang masuk islam karena seekor Ayam didalam mimpinya yang mengatakan bahwa fungsi tempurung lutut ayam yang terletak di belakang karena diperintahkan Tuhan untuk mengeram, berbeda dengan manusia yang tempurung lututnya didepan karena untuk rukuk dan sujud. “Itulah bentuk kesempurnaan penciptaan Allah SWT.” ujar Fatah Sulaeman. Sambil menutup acara dengan do’a. ***

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »