Ahmad Sayuti, S. Kom : From Zero to Hero

16.47

Beranjak dari rasa bosan menjadi pegawai, pada usianya yang ke 22 Ahmad Sayuti berani mengambil keputusan untuk membuka usaha sendiri. Dengan modal seadanya dan  wawasan di bidang desain grafis yang ia miliki, Sayuti membuka usaha kecil-kecilan tanpa akte pendirian badan usaha. Satu set komputer dan printer yang ia angsur selama bekerja di sebuah percetakan serta uang Rp 500 ribu sisa gaji terakhirnya itu ia jadikan langkah dalam menjalankan usaha percetakannya, sementara untuk menyewa ruko ia mengandalkan pinjaman dari beberapa temannya. Hal yang dirasa sulit olehnya pada waktu itu memang mencari modal besar berupa pinjaman, betapa tidak, selama dua tahun (2002-2003) ia bekerja dengan fasilitas seadanya. Meski begitu, ia pantang menyerah. Ia tahu bahwa kesuksesan tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus disertai kerja keras dan kesabaran. Alhasil, dengan kondisi tersebut, ia sudah bisa mendapatkan omzet sebesar 10 juta perbulan.


Di tahun ke tiga (2004), kerja kerasnya mulai membuahkan hasil, di tahun itu, ia sudah bisa menyewa tempat kerja, dan memiliki beberapa pegawai. Di tahun itu pula, omzetnya meningkat mencapai 50-100 juta perbulan. Prestasi tersebut bertahan sampai tahun 2008. 2010, atas kepercayaan pelanggannya, ia pun berkesempatan memindah sekaligus meluaskan tempat kerjanya. Di titik ini, Sayuti sudah mendapatkan kepercayaan dari pemodal untuk bisa mendapatkan pinjaman dalam jumlah besar, sehingga ia bisa menyediakan fasilitas mesin cetak sendiri yang berukuran kecil (offset) dan besar (Outdoor). Dan semenjak 2011 sampai saat ini, Sayuti sudah memiliki tempat sendiri di bilangan Cijawa Serang dengan omzet perbulannya mencapai 300-500 jt.

Kini, ia terus mencoba mengembangkan usahanya ke arah professional. Hal itu dibuktikan dengan ia juga sudah merambah ke dunia internet lewat www.sayuti.com, di sana ia berkeinginan untuk mengenalkan usahanya ke dunia luar, sehingga nantinya bisa merangkul lebih banyak pihak-pihak yang berkeinginan memakai jasa usahanya. Selain itu, ia juga sedang meluaskan wilayah kerjanya dengan membuka cabang di Cilegon dan Pandeglang yang sudah dibuka sejak tahun 2012 ini.

Ia pun kerap melakukan inovasi-inovasi dalam produk percetakan dan advertisingnya. Lihat saja, disain undangan yang berbentuk tas jinjing, yang dimaksudkan agar bisa juga dipakai untuk keperluan sehari-hari. Dan ia mengklaim inovasi tersebut belum pernah digagas oleh pihak manapun. Atau tas seminar berbahan microfiber yang disediakan untuk acara-acara pemerintahan. Secara keseluruhan, produk percetakan dan advertisingnya berupa Undangan, Kop Surat, Amplop, Kartu Nama, Nota, Kwitansi, Surat Jalan, Invoice, Blanko, Notebook, Buku, Majalah, Kalender, Brosur, Tiket, Pamplet, Sertifikat, Buku Kenangan, Co Card, Book File, Kaos, Spanduk Kain, Bendera, Umbul-umbul, Spanduk Flexi, Baleho, Billboard, Neon Box, Tenda, Plang Nama, X Banner, Roll Banner, Stiker, Stempel, Transfer VCD/DVD, Photo Wedding, Mug, Gantungan Kunci, Ballpoint, Pin, Payung dan Plakat.

Dalam mengerakkan roda usahanya, Sayuti menyadari bahwa banyaknya usaha sejenis akan meningkatkan daya persaingan. Tetapi ia menempatkan mereka bukan sebagai musuh, melainkan sebagai partner, yang setiap saat bisa ia mintai bantuannya ataupun sebaliknya. Dan sebagai seorang pengusaha muda ia juga memahami kalau perusahaannya bukan hanya sekedar mengejar keuntungan, tetapi juga menjaga kepercayaan pelanggan dan kesejahteraan pekerjanya. Oleh karenanya, secara perlahan ia terus membenahi tingkat kesejahteraan pekerjanya dengan upah yang layak dan kepuasan pelanggan tentunya.
  
Ayah dari dua orang anak ini menilai bahwa setiap individu yang memiliki keinginan membuka usaha di bidang apapun, hendaknya harus segera direalisasikan, Juga hendaknya capaian-capaian perkembangan usaha harus melewati tahapan-tahapan yang wajar dilalui oleh pemula. Dan ia pun mengharapkan agar para pemangku kebijakan (pemerintah/swasta) bisa memberi dukungan atau pembinaan bagi para pengusaha muda, sehingga nantinya di Banten akan banyak lahir para enterpreuneur handal. [ ]

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »