2012; Perpusda Banten, Makin Mudah Diakses.

02.07


Gedung Baru Perpusda Banten


Kini, jika kita hendak menjadi anggota perpustakaan daerah propvinsi Banten, tidak perlu menunggu lama. Hal itu dikarenakan sistem rekrutmen keanggotan dibuat lebih effektif, salah satunya dengan pembuatan kartu anggota secara digital. Saat ini, Badan Perpusatakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Provinsi Banten telah melengkapi fasilitas cetak kartu angggota di tempat. Hanya dengan durasi 5 menit, pengunjung sudah bisa memiliki kartu yang dilengkapi dengan pas foto anggota tanpa dipungut biaya. Hal itu merupakan komitmen perpusda Banten untuk memberikan pelayanan yang prima bagi masyarakat pengguna perpustakaan.

    Dengan kemudahaan akses tersebut, Drs. Toni Firdaus selaku Kabid layanan berharap pengunjung perpustakaan bisa menjadi anggota perpusda Banten sekaligus. Terhitung dari 2003 sampai hari ini, telah tercatat ada sekitar 19.825 anggota aktif. Ini mengindikasikan bahwasanya ada peningkatan yang cukup signifikan tiap tahunnya.

       “Jika tahun lalu 200 pengunjung, tahun ini, kami menargetkan 500 pengunjung perpusda setiap harinya” ungkapnya saat ditanya soal target peningkatan jumlah pengunjung pada 2012.


       Selain itu, lokasi gedung baru perpusda juga kian mudah diakses kendaraan umum. Terletak berdekatan dengan terminal Pakupatan Kota Serang, setiap orang bisa dipastikan tidak akan sulit mencari gedung berlantai tiga ini. Seperti diakui, salah satu pengunjung, Yuyun (20), bagi dirinya yang berasal dari Kragilan, untuk bisa ke lokasi, dia hanya memerlukan satu kali naik angkutan umum.

        Fasilitas lain yang ditawarkan perpusda tahun ini adalah ruang membaca yang nyaman ber-AC, disediakan dua ruang baca besar untuk para pengunjung, yaitu di lantai satu dan lantai dua. Tiap ruangnya berkapasitas tampung sekitar 200 orang.  direncanakan pertengahan tahun, lantai dua juga akan mulai dioperasikan. Ada pula ruang Audio Visual yang berfungsi sebagai ruang pemutaran film, diskusi atau pun workshop.

            Tidak ketinggalan, pengunjung diperkenankan untuk menikmati layanan wifi alias hot spot untuk koneksi internet. “Tahun ini, kami akan membuka ruang baru untuk akses internet lengkap dengan sarana dan prasarananya. Dan ini diperuntukan bagi semua pengunjung perpusda” tambah Toni Firdaus.

            Mengenai koleksi buku, tahun lalu perpusda memiliki lebih 20.084 eksemplar dengan 9.837 judul buku, dan tahun ini dengan anggaran yang dimiliki, perpusda berencana menambah koleksinya. Tiap anggota dipersilakan untuk meminjam buku yang diinginkan dengan ketentuan hanya diperbolehkan meminjam buku sebanyak 2 judul selama 10 hari.

PROGRAM KERJA YANG MENGENA

Drs. Toni Firdaus, Kabid Layanan Perpusda Banten 
            Masih di ruang kerjanya, Toni Firdaus juga memamparkan program kerja perpusda tahun 2012 ini. Menurutnya, layanan perpusda bersinggungan langsung dengan masyarakat, hal itu menjadi alasan pihak perpusda untuk memberikan layanan yang purna, salah satunya adalah lewat program kerja.

            “Melanjutkan program kerja tahun lalu, kami menyiapkan program Pusling (perpustakaan keliling-red), Story telling, hari kunjung perpustakaan serta pemutaran film” ungkapnya.

            Di sisi lain, Toni juga berharap agar para stake holder tidak canggung-canggung untuk beraktifitas sosial di perpusda selama itu berkaitan dengan peningkatan minat baca. Dia mencontohkan kegiatan launching/bedah buku dari para penulis Banten.

Ruang Baca yang Luas dan Nyaman

             “Kami siap memfasilitasi kegiatan-kegiatan seperti itu. Tentunya disesuaikan dengan mekanisme dan anggaran kami” tambahnya dengan semangat.

            Semangat menjadikan perpusda bukan hanya sebagai tempat membaca tetapi juga sebagai tempat berkreatifitas juga sangat kuat. Senada dengan statement beberapa para pejabat perpusda terdahulu, semisal diungkapkan oleh Ir. Soerjo Soebiandono MA, selaku kabid. Layanan (2011), baginya Perpustakaan itu tidak hanya menyediakan atau menjadi tempat meminjam dan membaca buku saja. Tapi perpustakaan juga menjadi tempat berdiskusi dan mengenal buku-buku, baik yang lama maupun yang baru. Kegiatan pemutaran film yang dilakukan di perpustakaan adalah salah satu kegiatan lain yang bisa dilaksanakan di perpustakaan. [dre]

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »