Nutrient : STRATEGI MENJAGA ENERGI DI BULAN PUASA

21.35
Oleh : SAM

“Lebaran sebentar lagi, hari yang dinanti-nanti…” Ada yang tau lagu itu? Ya, tak terasa semakin hari kita semakin mendekati hari raya besar umat Islam untuk tahun ini. Rasanya tak sabar ingin segera menyambut gembira takbir kemenangan, tapi sebelum itu diwajibkan kepada umat muslim yang mampu untuk berpuasa selama satu bulan penuh. Berbicara tentang puasa, sepertinya cuaca akhir-akhir ini bisa menjadi tantangan yang besar bagi orang yang menjalankannya. Tapi hal itu bisa diatasi dengan cara memilih makanan yang tepat dan sehat saat berbuka dan sahur.  
            Dalam dunia kesehatan, puasa memiliki pengaruh yang cukup kuat pada alat pencernaan. Dikatakan demikian karena pada saat berpuasa, alat pencernaan beristirahat lebih lama dari biasanya, kebiasaan atau pola makan pun berubah sehingga mempengaruhi stamina tubuh. Selain itu, puasa juga merupakan waktu untuk detoks atau pembersihan seluruh anggota tubuh dari pengaruh racun. Oleh karenanya, memperhatikan makanan merupakan hal yang penting untuk menjaga kelancaran aktivitas disaat puasa.
            Dianjurkan kepada orang yang berpuasa untuk makan sahur. Sebagai penopang kebutuhan energi selama sehari penuh, sebaiknya makan sahur dilakukan dengan memakan makanan yang menggandung indeks glikemik rendah. Indeks glikemik merupakan ukuran kecepatan suatu makanan diserap menjadi gula darah. Semakin rendah indeks glikemik suatu makanan, maka proses pencernaannya di dalam tubuh akan semakin lama sehingga dapat memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Contoh makanan yang mengandung indeks glikemik rendah adalah oatmeal, roti dengan gandum utuh, beras merah, apel, jeruk, anggur, pir, ubi jalar, brokoli, seledri, kacang merah, kacang hijau, susu dan yogurt. Sempatkan diri untuk makan makanan tersebut ya… ^_^
            Selain menyiasati sahur, momen berbuka juga harus diperhatikan. Berbuka baiknya diawali dengan meminum segelas air untuk melepas dahaga, setelahnya makanlah makanan yang manis dalam porsi kecil seperti madu atau kurma. Madu dan kurma mengandung gula yang akan menyumbangkan energi secara cepat kepada tubuh, dengan demikian tubuh akan merasa lebih segar dan bertenaga sehingga mencegah makan secara berlebihan saat berbuka. Makan secara berlebihan dapat menyebabkan kekenyangan dan rasa kantuk, hal ini dapat menghalangi kita untuk melaksanakan ibadah solat magrib dan tarawih. Sayang bukan, jika puasa tak didampingi dengan solat wajib dan solat tarawih. Makanlah secara bertahap agar alat pencernaan memiliki kesempatan untuk beradaptasi dengan makanan. Hindarilah makanan yang diproses dengan berbagai pengawet, pewarna, pemanis buatan dan kurangi memakan makanan yang dikalengkan. Jangan lupa mengonsumsi buah dan sayur agar tubuh tetap bugar. Jika tubuh sehat, puasa dan ibadah lainnya pun jadi terasa menyenangkan. Selamat menyambut ramadhan nan fitri semuanya… ^_^

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »